Inilah 5 Cara Membangun Personal Branding Dalam Bisnis

Personal Branding merupakan hal yang termasuk penting untuk menentukan kemajuan bisnis yang sedang teman-teman jalankan.

Penting untuk diketahui, dalam bisnis, membangun Personal Branding akan memungkinkan konsumen percaya dengan produk yang teman-teman jual.

Dan kemungkinan terbesarnya adalah konsumen akan membeli produk tersebut kepada teman-teman tanpa peduli lagi terhadap produknya itu sendiri.

Keren kan?

Karena Personal Branding prinsipnya adalah bagaimana caranya orang lain kenal dan suka dengan teman-teman (suka dalam artian tertentu ya, jangan dilebihkan).

Jika orang lain (dalam kasus ini adalah konsumen) sudah kenal teman-teman, maka secara otomatis akan timbul sayang. Setelah sayang kemudian akan timbul rasa percaya.


Dan jika teman-teman benar-benar orang yang sangat baik yang mempunyai ketulusan jiwa terhadap orang lain, maka muncullah cinta. Ihirr!

Sama persis ketika teman-teman sedang merasakan indahnya jatuh cinta kepada pasangan. Personal Branding juga berlaku ketika itu.

baca ini juga: Penting! Gunakan Personal Branding Dalam Bisnis Online

Bedanya ini untuk urusan Bisnis, jadi segala sesuatu yang menyangkut bisnis itu memang harus ada hasilnya. Harus ada bayarannya. Itulah profesionalitas (Apa yang dikerjakan, itulah yang dibayar).

Jika teman-teman sudah mengerti akan pentingnya Personal Branding untuk kemajuan Bisnis, maka ada baiknya teman-teman harus memulai membangun Personal Branding versi sendiri dimulai dari sekarang.

Berikut akan saya share 5 cara dalam membangun Personal Branding untuk teman-teman praktekkan.


1. Kenali Diri Sendiri

Dalam proses membangun Personal Branding, baiknya teman-teman mengawalinya dari mencari tahu siapa diri teman-teman sebenarnya.

Karena Personal Branding tidak akan jauh dari persoalan Passion, Kepribadian dan Nilai diri teman-teman.

Cari tahu gaya kepribadian teman-teman; apakah seorang yang menyenangkan, spontan, lucu, jutek, tegar atau baperan?

Juga tentang kesukaan/ hobi teman-teman; suka desain, fotografi, traveling atau muncak kegunung?

2. Produk Asli Dalam Diri

Saya sarankan untuk STOP menjadi orang lain; biasanya kita suka membuat pencitraan di sosmed agar dikenal dan dipandang sebagai seseorang yang gimanaaa gitu, tapi itu bukanlah jati diri kita yang sebenarnya.

Teman-teman akan jadi lebih baik jika selalu menjadi diri sendiri dimanapun berada dan akan lebih bebas dan leluasa bersikap.

Walaupun ketika pada posisi dimana teman-teman sedang berbicara bisnis. Akan jadi lebih menyenangkan jika teman-teman tetap menjadi diri sendiri.

Personal Branding memang bisa dibuat-buat dengan terus saja memperkenalkan diri sendiri yang bukan asli kepada orang lain.

Tapi sampai kapan teman-teman bisa bertahan. Dan sampai kapan orang lain tetap tidak tahu bahwa teman-teman hanyalah sedang mencari muka.

3. Jalin Hubungan Dengan Orang Lain

Cara utama dalam persoalan membangun Personal Branding adalah menajalin hubungan dengan banyak orang. Bukan hubungan dengan seorang wanita/ pria saja yang melibatkan hati. Tapi hubungan dalam masalah jaringan bisnis dan kerjasama.

Membangun hubungan tidak hanya sebatas tentang "Apa yang bisa saya dapat darinya" tapi juga jangan lupa selalu posisikan diri teman-teman untuk bersikap "Mengapa mereka juga harus mengenal teman-teman".

Ungkapan seperti itu menandakan, teman-teman harus selalu memperbaiki diri untuk menjadi lebih berkualitas dan bisa menjalin hubungan dengan orang-orang berkualitas juga.

baca ini juga: 5 Trend Peluang Usaha Online 2018 Yang Masih Terbuka Lebar

Orang lain memiliki keinginan dan kebutuhan mereka sendiri, dan dengan membantu mereka mencapai tujuan mereka, mereka kemudian akan membantu teman-teman untuk mencapai tujuan teman-teman.

Dengan membantu orang lain, juga akan sangat membantu dalam proses membangun Personal Branding teman-teman.

Hal seperti ini akan sangat membantu teman-teman mendapatkan lebih banyak koneksi dan peluang melalui hubungan timbal balik.

4. Selalu Hadir Untuk Online

Inilah cara kerja dalam membangun Personal Branding. Sederhana, tapi harus benar-benar dilakukan secara terus menerus.

Hadirkan diri teman-teman diranah sosial media seperti Facebook dan Instagram. Update Facebook teman-teman dengan konten yang bisa mencerminkan diri atau produk teman-teman.

Posisikan teman-teman sebagai ahli dalam hal tertentu. Dan pastikan teman-teman selalu update konten yang berhubungan dengan keahlian tersebut.

Misalnya teman-teman ingin dilihat sebagai seorang penjual terpercaya suatu produk di toko online shop teman-teman.

Maka sharing tulisan bermanfaat tentang suatu masalah yang berhubungan dengan produk yang sedang teman-teman jual tersebut.

Atau share motivasi dalam berbentuk gambar berisi Quote yang membangkitkan semangat calon pelanggan. Tapi kenali dulu permasalahan mereka, kemudian cari Quote yang berhubungan dengan masalah yang mereka hadapi.

Membuat blog pribadi adalah cara lain untuk membangun Personal Branding. Apalagi saat teman-teman ingin memposisikan diri sebagi pakar dalam suatu bidang.

baca ini juga: Melirik Bisnis Online Ngeblog, Ya Harus Bisa Bikin Blog!

Teman-teman dituntut untuk mampu menulis sesuatu yang bermanfaat secara lengkap dan detail didalam blog teman-teman. Ini akan sangat membantu mengenalkan diri teman-teman kepada orang lain.

Karena semua ini adalah tentang diri teman-teman yang nantinya akan mudah untuk dilihat, didengar dan ditemukan oleh orang lain.

Sehingga memberi pengertian kepada orang lain bahwa teman-teman adalah seorang ahli hal tersebut.

5. Cek Nama Sendiri di Internet

Temukan diri teman-teman di Internet, dan lihat bagaimana teman-teman dipandang oleh orang lain.

Ketikkan nama teman-teman di Google, kemudian apakah teman-teman menemukan apa yang diharapkan atau menemukan yang tidak teman-teman sukai.

Atau apakah nama teman-teman berada pada posisi teratas di pencarian Google, atau tidak ada sama sekali.

Evaluasi hasil temuan tadi, dan lihatlah bagaimana orang berbicara tentang teman-teman.

Dengan memantau Personal Branding teman-teman di Internet, maka teman-teman dapat memperbaiki masalah yang mungkin teman-teman temukan di dalamnya.

Lulusan IT konsentrasi E-Commerce. Memiliki minat besar terhadap perkembangan bisnis online. Hobi menulis, maka ilmu mahal pun di tulis disini.


EmoticonEmoticon