Inilah Mindset Yang Harus Dimiliki Seorang Pebisnis Jalur Langit

Mindset adalah pola pikir dalam pikiran anda yang akan mempengaruhi setiap tindakan dan juga sikap, perliku dan keputusan di masa depan.

Setiap hasil yang akan anda dapatkan akan sangat sesuai dengan mindset yang anda miliki.

Cotohnya:

Jika berfikir bisnis anda akan gagal, maka bisnis anda akan beneran gagal.

Jika berfikir bisnis anda akan sukses, maka bisnis anda pasti akan sukses.

Ketika sukses bisa diartikan sebagai nikmat dalam hidup, maka berpola pikir yang baik akan sangat menentukan keberhasilan dalam meraih kesuksesan tersebut.

baca ini juga : 10 Ide Bisnis Masa Depan Yang Akan Berkembang Di Tahun 2018-2020

Sebagai pribadi muslim yang taat, anda pasti pernah mendengar sebuah ayat yang menerangkan tentang perubahan nikmat suatu kaum.


"Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nikmat yang telah diberikan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu yang mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri..." (Surat Al-Anfal: Ayat 53)

Menurut buku tafsir Al-Qur'an Kementerian Agama RI tahun 2012 cetakan pertama. Ayat itu menceritakan tentang perbuatan dzolim kaum Quraisy terhadap diri sendiri sehingga Allah mencabut nikmat yang sudah berlaku sejak dulu.

Ayat ini mengandung isyarat bahwa nikmat-nikmat pemberian Allah yang diberikan kepada umat ataupun perorangan, selalu dikaitkan kelangsungannya dengan akhlak dan amal mereka itu sendiri.

Dan saya mencoba menghubungkan akhlak dan amal itu dengan pembahasan Mindset pebisnis jalur langit kali ini.

Tapi hanya sebagai konsumsi pribadi saja, tidak bermaksud memberikan tafsir baru yang menyesatkan.

Karena saya sama sekali tidak punya otoritas untuk menafsirkan.

Hubungan Mindset Menurut Surat Al-Anfal 53

Bisa jadi akhlak (perilaku) kita sebagai pebisnis selalu menyimpang dari kebenaran yang sudah ada ketetapannya.

Oleh karenanya kita selalu mendapatkan kesusahan dalam menjalankan bisnis apapun.

Begitu juga dengan amal (perbuatan) kita yang selalu berbuat hal-hal buruk yang ada dipikiran.

Termasuk memikirkan tentang kegagalan, apalagi berfikir buruk terhadap Allah dan mengatakan "kenapa hidup saya selalu susah". Pikiran-pikiran buruk itulah yang disebut mendzolimi diri sendiri.

Dan iya, ketika pikiran itu diaminkan, maka Allah akan mencabut nikmat yang sebenarnya sudah berlaku dari dulu.

Nikmat kesuksesan yang sebenarnya sedang diberikan oleh Allah secara perlahan akan tiba-tiba lenyap begitu kita menyimpang dan berpikiran buruk terhadap apa yang sudah diberikan.

Bukannya bersyukur, orang-orang yang biasa mendzolimi diri sendiri akan selalu mengeluh dan selalu kufur (mengelak) terhadap nikmat yang diberikan.

Berpola pikir (Mindset) tujuannya bukan merubah tatanan alamiah apa yang sudah berjalan sejak dahulu.

Mindset mengajak anda untuk mengikuti aturan tatanan Sunnatulloh (ketetapan Allah) agar Dia tidak mencabut nikmat dari hamba-Nya.

Dan jika kita pandai mensyukuri nikmat yang telah diberikan, maka percayalah Dia akan menambahkan nikmat tersebut berkali lipat lebih banyak.



Lihat juga: Melirik Bisnis Online Ngeblog, Ya Harus Bisa Bikin Blog!

Bagaimana Mindset Yang Baik?

Nikmat yang diberikan Allah tidak akan berubah dan akan sesuai dengan kadar yang telah ditetapkan untuk manusia sebelum manusia lahir.

Itulah yang penting untuk digaris bawahi. Syukuri dulu nikmat yang ada pada kita.

Nikmat CO2 (udara) gratis, nikmat sinar matahari pagi, nikmat malam dan siang yang silih berganti, nikmat tertidur lelap untuk menghilangkan capek dan akhirnya terbangun lagi di pagi hari dan banyak lagi nikmat yang lainnya yang sering kita abaikan.

Kita sering menganggap itu hal biasa aja, tanpa disyukuripun toh nanti pasti berjalan sesuai kodrat alam.

Iya benar, oleh karena itulah Allah tidak akan mencabut nikmat yang sudah ditetapkan sebelumnya. Tapi yakinkah kita bahwa Dia tidak bisa melakukan pencabutan dadakan?

Misalnya hari ini Dia tidak membolehkan Matahari untuk terbit.

Dia tiba-tiba berfirman agar membayar udara yang kita hirup dengan harga paling murah misalnya Rp. 100 Rupiah per ambil nafas.

Dan Dia tiba-tiba tidak lagi membangunkan kita ketika sedang terlelap tidur alias tertidur selamanya.

Perlu kita ketahui bahwa Allah Maha Kuasa atas itu.

"Maka nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan?"

Dan pada akhirnya pola pikir untuk selalu mengandalkan Sang Pencipta adalah segalanya di dunia ini.

Merasa cukup merupakan pola pikir yang akan menuntun kita terhadap nikmat-nikmat baru yang akan ditambahkan oleh-Nya.

Merasa cukup adalah Mindset utama dalam hidup sebagai manusia. Baik untuk manusia yang menjalankan bisnis maupun manusia pekerja sebagai karyawan.

Lihat juga: Inilah Gambaran 5 Jalan Terbaik Bisnis Online

Ingatlah bahwa Allah sudah mencukupkan kita untuk berada di dunia ini. Dan ketika kita pandai mensyukuri kecukupan itu, maka Allah akan tambah nikmat dari jalan yang tidak disangka-sangka.


Note:
Ketika saya baca kembali tulisan ini saya agak sedikit malu karena kenapa tiba-tiba alur tulisan ini jadi seperti menceramahi pembaca. 

Tapi mudah-mudahan menjadi manfaat bagi pembaca yang sedang mencari motivasi dalam usaha untuk meraih sukses. Amin.

Lulusan IT konsentrasi E-Commerce. Memiliki minat besar terhadap perkembangan bisnis online. Hobi menulis, maka ilmu mahal pun di tulis disini.


EmoticonEmoticon