Inilah Cara Jualan Online Agar Terjadi Pembelian

Pernahkah anda berhadapan dengan pelanggan yang kelihatannya iya banget mau beli di toko online anda?. Tinggal nunggu transfer aja, tapi kemudian tidak jadi transfer karena setelah ditunggu-tunggu ternyata dia tidak ada kabar sama sekali.

Asal anda tau bahwa sebenarnya pelanggan tersebut memang sudah benar-benar berminat terhadap produk anda. Hanya saja pelanggan suka menunda-nunda dalam urusan pembayaran.

Alasannya karena pelanggan pada posisi seperti ini akan mempertaruhkan harga diri dan uang. Harga diri pelanggan tidak mau terlecehkan hanya gara-gara pelanggan kena tipu. Dan uang jelas merupakan hal krusial untuk dipertaruhkan.


Disini anda sebagai pemilik toko online harus benar-benar tahu posisi si pelanggan. Intinya pelanggan sekarang sedikit kurang yakin dengan kredibelitas anda dan toko online anda.

Tugas anda disini adalah meyakinkan pelanggan bahwa anda memang siap sedia untuk membantu pelanggan dengan produk yang anda tawarkan dengan jaminan produk akan sampai ke tangan pelanggan.

baca juga ini: Inilah Teknik Manis Toko Online Laris. Omset Naik Drastis!

Untuk itulah anda harus FOLLOW UP pelanggan setelah pelanggan bersedia untuk membeli produk anda.

Follow Up ini dilakukan untuk pelanggan yang belum melakukan transfer pada anda dengan cara mengingatkan pelanggan tentang pemesanan pelanggan yang belum dibayar.

Tapi jangan berlebihan dalam memfollow up pelanggan. Cukup lakukan 2 kali saja dalam 24 jam. Jika terlalu sering maka akan seperti tidak sopan dan akan dianggap anda punya motif lain dibalik proses transaksi tersebut.

Perhatikan contoh berikut ketika ingin melakukan Follow Up kepada pelanggan yang sudah pesan di Toko Online. Ingatkan pelanggan pada saat-saat berikut ini:

1. Setelah Pelanggan Order. Ingatkan pelanggan bahwa pelanggan sudah order produk itu, dan berikan ucapan terima kasih atas order yang telah dilakukan. Kemudian mintalah pelanggan agar segera transfer.

2. Setelah 24 jam. Jika sudah melawati 1 hari tapi pelanggan belum melakukan transfer, maka ingatkan kembali bahwa pelanggan memiliki orderan yang belum diselesaikan pembayarannya.

3. Setelah 48 jam. Lewat 2 hari belum transfer ingatkan pelanggan dengan cara menakut-nakuti bahwa produk yang sedang dipesan merupakan produk terbatas atau lainnya.

Katakan ini adalah hari terakhir untuk mendapatkan kesempatan memiliki produk yang sangat bermanfaat anda, jika tidak segera transfer maka pemesanan akan dibatalkan.

4. Setelah 3 hari lewat namun belum juga ada transferan. Ya sudah, lupakan!! Karena mungkin pelanggan tidak mau produk anda.

Jangan berhenti dengan memikirkan pelanggan yang tidak jadi beli tersebut. Fokus saja ke pelanggan lainnya.

Datangkan terus pengunjung website anda sebanyak-banyaknya agar terjadi konversi pembelian yang lebih besar.

baca juga ini: Ini Cara Powerfull Mendatangkan Pembeli Ke Toko Online Anda

Terus cari dan besarkan traffic pengunjung toko online anda. Dan lakukan langkah-langkah diatas jika terjadi kasus yang sama.

Mengingatkan bukan berarti menyuruh pelanggan untuk buru-buru transfer. Bukan itu. Jangan ada pikiran negatif pada diri anda sebagai penjual online.

Ingatkan saja pelanggan, bisa jadi pelanggan benar-benar lupa pernah memesan produk dari anda.

Jangan berpikir kalau nanti anda akan mengganggu aktifitas pelanggan, atau nantinya marah kalau diingatkan dan tidak jadi beli gara-gara marah. Tidak, tidak seperti itu.

Justru pelanggan akan merasa diperhatikan jika anda mengingatkan dia. Dan kesan yang akan didapat adalah toko online anda memang serius dan bisa dipercaya karena mempunyai sistem follow up seperti yang telah dijelaskan.

Sip kan..? Kiranya sudah paham ya?

Ini ilmu gurih yang harus anda praktekkan jika ingin sering terjadi penjualan pada toko online anda. Praktekkin ya.. Setuju?

Beri komentar untuk tulisan ini ya..

Lulusan IT konsentrasi E-Commerce. Memiliki minat besar terhadap perkembangan bisnis online. Hobi menulis, maka ilmu mahal pun di tulis disini.


EmoticonEmoticon