Pebisnis Pemula Wajib Hancurkan 4 Momok Negatif ini

Gak perlu malu mengakui bahwa Anda adalah seorang pemula. Justru dengan begitu Anda akan mudah dalam mendapatkan banyak ilmu dari setiap orang, karena Anda ada keinginan untuk belajar.

Namun sebelum Anda mengobrol lebih jauh dengan para pebisnis kondang, sebaiknya Anda juga sudah mengetahui informasi tentang momok menakutkan yang pasti akan di alami oleh setiap pebisnis pemula.

Karena jika Anda ingin memasuki dunia Bisnis, pastilah ada ketakutan yang sangat besar ketika akan menjalankannya.

baca juga ini: Perhatikan Ini Agar Jualan Online Laris. Yang No 3 Cukup Unik

Apalagi bagi Anda yang belum pernah masuk sekalipun dalam dunia bisnis. Anda pasti sangat takut, stres, kepikiran terus bagaimana nantinya bisnis yang akan Anda jalankan dan pikiran negatif ini itu lainnya.

Dan itulah ketakutan yang harus segera dibasmi dari pemikiran Anda saat ini. Teruskan membaca agar Anda menjadi lebih siap berbisnis.

Anda harus merubah pemikiran-pemikiran negatif agar bisa melanjutkan cita-cita Anda menjadi seorang pebisnis.

Dan berikut merupakan 4 momok paling menakutkan bagi seorang pebisnis pemula yang harus Anda hancurkan..!


1. Momok Takut di Kritik

Pasti nih, teman-teman Anda akan ada yang suka mengolok dan membuli Anda ketika Anda mencoba memulai berbisnis.

Anda akan merasa khawatir jika banyak teman Anda akan mengkritik aktifitas bisnis Anda seperti ini:

Teman: "Ciee,,, Jualan nih ye.. Tawarin kita juga dong.. Kalo bisa tawarin kapal pesiar juga ya, haha.."

Anda: "Kapal pesiar, emang MLM" 

Anda bergumam sambil sedikit dongkol.

Nah contoh seperti itulah mungkin yang jadi ketakutan bagi Anda. Lantas kenapa ada yang suka mengolok Anda?

Itu ada alasannya.

Mari kita salahkan sistem pendidikan di Indonesia yang tidak pernah memperkenalkan dunia bisnis/ jualan semenjak sekolah SD dan SMP.

Karena itulah, pola pikir manusia di Indonesia seperti sangat antipati terhadap orang jualan.

Tapi nih, Saya beritahu bahwa:

"Berjualan itu adalah sesuatu yang harus patut dipuji..!!"

Kenapa?

Lah kan Anda sedang mencari jalan halal dengan berjualan untuk suatu perubahan dalam kehidupan Anda menjadi lebih baik bukan?

Jadi, abaikan kritikan tersebut!

Sangat wajar jika teman-teman Anda yang tadinya mengenal Anda sebagai seseorang yang berlatar belakang lain.

Tiba-tiba sekarang menjadi seorang penjual dengan berbisnis sesuatu. Kan wajar sekali jika mereka mulai bercanda dengan mengolok-olok Anda.

Solusinya adalah:

Atasi dulu hal-hal diatas selama setahun. Nanti lama-lama teman-teman Anda akan tahu bahwa Anda itu sedang berbisnis secara serius.

2. Momok Takut Mengambil Keutungan Dari Teman

Pola pikir yang Super Lucu..!! Tapi ini juga pasti Anda alami kan?


Untuk mengatasi hal ini, Saya akan kasih dua analogi seperti berikut.

Analogi Pertama

Jika di dekat rumah Anda ada 2 bengkel, yang satunya persis di depan rumah Anda dan satunya lagi agak jauh terhalang sekitar 5 rumah dari rumah Anda.

Bengkel depan rumah miliknya seorang investor dari kota lain, dan bengkel yang satunya yang agak jauh merupakan bengkel milik teman Anda.

Manakah bengkel yang akan Anda datangi untuk memperbaiki motor Anda?

Jawabannya pasti Anda akan memilih bengkel teman Anda untuk memperbaiki motor milik Anda yang mungkin hanya sekedar ganti oli.

Kenapa?

Karena kita kenal dengan orang tersebut. Orang yang dikenal jauh lebih nyaman dan aman untuk saling ber-simbiosis-mutualisme.

Teman Anda mendapatkan keuntungan dari Anda, dan Andapun merasa terbantu dengan kehadiran bengkel miliknya.

Sama-sama untung dan profesional, apa yang dikerjakan, itulah yang harus dibayar.

Jadi kenapa harus takut mengambil keuntungan dari seorang teman.

Analogi kedua

Anda pergi ke Warteg untuk makan, Anda belanja ke Alfamart atau Indomart untuk belanja, Anda pergi ke toko pakaian untuk beli baju, Anda pergi ke pasar untuk beli sayuran.

Sadarkah Anda jika aktifitas diatas itu sama dengan Anda sedang menguntungkan orang lain? Setiap hari akan ada aktifitas Anda yang bisa menguntungkan orang lain. Dan Anda tidak pernah komplain bukan?

Lantas, kenapa Anda takut mengambil keutungan dari orang lain, bahkan dari seorang teman sekalipun? Mungkin Anda masih bergumam, itu kan ke orang lain? Kalau ke teman biasa gak enak ngambil keuntungan banyak-banyak.

Coba tengok kembali Analogi 1 diatas.

Apakah Anda pergi kebengkel teman Anda itu untuk mengharapkan agar bayarannya lebih murah?. Menurut saya tidak. Anda akan bayar berapapun biaya yang disebutkan teman Anda. Benar?

Saya jamin, Anda tidak akan pernah nawar dengan bilang seperti ini: "Ah kamu, servis kaya gini aja kok bayarnya segitu. Kamu terlalu banyak ngambil keuntungan dariku tau.."

Saya tidak percaya dan gak mungkin jika Anda mengatakan hal seperti itu kepada teman Anda? Iya kan?. Lantas kenapa Anda takut ngambil keuntungan walaupun dari seorang teman.

Itu hanyalah perasaan Anda saja yang FIKTIF..!! Tidak terbukti benar dan mengada-ada. Karena teman Andapun tahu bagaimana bersikap profesional.

baca juga ini: Terbukti Ampuh! 7 Strategi Penting Sukses Bisnis Online Shop

3. Momok Takut Ditertawakan

Ketika Anda sedang mencoba berusaha berbisnis, Anda punya ketakutan bahwa Anda akan ditertawakan oleh teman-teman.

Misalkan teman-teman Anda, mengenali Anda sebagai seorang pendiam. Kemudian Anda melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya, yaitu merintis sebuah bisnis.

Lantas teman Anda ada yang tertawa melihat Anda sekarang seperti ini. Dengan lantang dia tertawa sambil mengejek "haha.. ADA BISNISMAN BARU NIH..!!"

Mendidihlah darah Anda, muka merah dengan marah yang ditahan-tahan, tapi Andapun hanya bisa terdiam sambil menahan marah.

baca juga ini: Inilah 5 Cara Membangun Personal Branding Dalam Bisnis

Dan memang seharunsya Anda diam. Karena dia tidak tahu bahwa Anda sedang berusaha untuk merubah nasib menjadi lebih baik.

Anda sedang merubah kebiasaan yang sia-sia menjadi lebih bermanfaat dengan berbisnis.

Jangan berpikir yang tidak-tidak terhadap teman Anda itu, mungkin dia hanya kaget melihat Anda sekarang karena Anda mulai berubah.

Tapi memang seharusnya teman Anda tidak boleh menertawakan Anda, tidak boleh menghakimi Anda karena Anda ingin berubah. Itu sepenuhnya hak Anda untuk menjadi siapa dan bagaimana.

Dan solusinya adalah, CUEKIN SAJA!.

Yang harus Anda lakukan hanyalah FOKUS dan konsisten kepada apa yang sedang Anda perjuangkan yaitu berbisnis.

Fokuslah setidaknya selama 1 tahun kedepan dengan tidak menggubris teman yang hanya memberi pengaruh negatif kepada Anda.

Niscaya setelah tahun-tahun berikutnya mereka pasti akan memahami Anda sedang berkonsentrasi dalam dunia BISNIS.

Sehingga teman Anda akan menyadari bahwa Anda sekarang lebih maju selangkah dari mereka. Mantep kan?? Kuatkan saja telingamu.


4. Momok Takut Ditolak

Ketakutan yang sangat wajar bagi seorang pebisnis, bahkan bagi pebisnis pro sekalipun dan Anda harus menyadari ini:

"Tidak ada satupun pedagang yang pertama kali buka terus langsung ramai pembeli. Tidak ada"

Jikapun ada, dan itu adalah Anda. Maka tinggal bersyukur saja dengan mengucap "Alhamdulillah". Segala sesuatu memang perlu diperjuangkan. Benar kan?

Anda harus merintis dari nol dengan banyak penolakan ketika pertama kali terjun. Tapi itu sangat wajar sekali karena calon pelanggan Anda belum mengenal bisnis Anda. Yang harus Anda lakukan adalah Sabar dan Konsisten dalam tahun-tahun pertama.

baca juga ini: Ini Rahasia Super Penting Sukses Bisnis. Tapi Sering Diabaikan

Dan percayalah ditahun kedua dan berikutnya, pelanggan akan mulai berdatangan. Akan ada banyak pesanan terhadap produk yang Anda jual. Hasilnya pun begitu manis ketika Anda terus bertahan dan bertahan walau dengan seribu penolakan.

Jadi bersabarlah. Karena menjadi pengusaha itu menakutkan diawal, tapi menyenangkan diakhir. Percayalah!

Lulusan IT konsentrasi E-Commerce. Memiliki minat besar terhadap perkembangan bisnis online. Hobi menulis, maka ilmu mahal pun di tulis disini.


EmoticonEmoticon